loading...

Membudidayakan Tanaman Kacang Merah




Kacang merah merupakan salah satu jenis polong-polongan yang banyak dikonsumsi masyarakat dunia. Rasanya memang nikmat dan juga menyehatkan. Dalam dunia ilmiah, kacang merah dikenal dengan nama latin Phaseolus vulgaris L. Sementara itu, dalam kata bahasa Inggris, istilah kidney bean digunakan menunjuk pada kacang berwarna cerah ini. Konsumsi kacang merah cukup tinggi, oleh karena itu permintaan pasar terhadap ketersediaannya cukup stabil. Budidaya kacang merah memang menguntungkan. Terlebih bebijiannya mudah tumbuh dan tidak memerlukan perawatan yang rumit. Jika Anda tertarik untuk memulai usaha pertanian kacang merah, penting untuk mencermati beberapa hal terkait hal-hal berikut.
 
 Syarat Tumbuh

Jika Ingin memulai usaha budidaya kacang merah, terlebih dahulu cermatilah syarat tumbuh tanaman kacang merah itu sendiri. Pada dasarnya kacang merah bisa tumbuh di medim manapun, akan tetapi jauh lebik maksimal lagi jika ditanam di daerah dengan iklim basah sampai kering pada ketinggian yang bervariasi di atas permukaan laut. BUncis sebagai tanaman kacang merah tidak membutuhkan curah hujan khusus akan tetapi sangat baik jika ditanam di wilayah dengan curah hujan 1.500 sampai 2.500 mm/tahun. Tanaman buncis sebagai penghasil kacang merah memerlukan cahaya matahari yang banyak untuk proses tumbuh dengan kisaran angka 400 sampai 800 feetcandles. Dengan demikian, tanaman kacang merah atau buncis sama sekali bukan tanaman yang memerlukan pohon pelindung. Adapun soal suhu, kacang merah tumbuh optimal di angka 20 sampai 30 derajat celsius. Sementara itu tingkat kelembaban udara yang baik bagi tanaman buncis atau kacang merah adalah pH 5 sampai pH 6. Jika tanaman kacangmerah sangat rimbun maka kelembaban udara juga tentu akan semakin tinggi.

Sementara itu, media tanam terbaik bagi tanaman kacang merah adalah tanah andosol dan regosol karena memiliki sistem drainase yang baik. Tanah andosl misalnya hanya dijumpai di daerah pegunungan dengan iklim dan curah hujan di atas 2.500 mm per tahunnya. Tanah di wilayah ini memiliki kecenderungan warna hitam sebab mengandung humus atau bahan organik yang tinggi. Selain itu, tanah andosol memiliki tekstur yang lempung hingga sama dengan debu dan permebilitasnya sedang. Sementara itu tanah regosol memiliki warna yang cenderung kelabi, coklat dan terkadang juga kekuningan. Teksturnya seperti berpasir hingga berbutir tunggal. Medium tanam terbaik bagi buncis (tanaman kacang merah) adalah yang gembur, remah, subur tentunya dan memiliki tingkas keasaman sedang (pH 5,5-6). Jika kelembabannya kurang maka pertumbuhan tentu akan terganggu.

Pemeliharaan Tanaman Buncis
(Kacang Merah)




Proses pemeliharaan dalam sistem budidaya kacang merah, sama seperti jenis tanaman lainnya, menempati peranan yang penting. Proses pemeliharaan tersebut meliputi pemupukan, penyiraman, penyiangan, dan penanggulangan hama penyakit. Tanaman kacang merah memerlukan sistem pemupukan yang baik untuk mengoptimalkan hasil panen. Akan jauh lebih baik jika menggunakan pupuk organik mengingat kacang merah merupakan komponen sayuran dengan nutrisi yang baik. Jika menggunakan pupun an-organik, tentu sedikit banyak akan mempengaruhi kandungan gizinya. Sementara itu, proses penyiraman juga penting. Banyak petani yang merasa telah memenuhi syarat tanam dari buncis dan dalam perkembangannya kemudian lalai dan tidak melakukan proses penyiraman secara teratur. Padahal tingkat kelembaban tanah pada medium tanam kacang merah sangat penting.




Hal lain yang patut diperhatikan dalam sistem budidaya kacang merah adalah penanggulangan hama dan penyakit pengganggu yang akan mengurangi kualitas panen. Adapun hama yang sering menyerang kacang merah adalah kumbang daun atau Henosa Pilachna Signatipennis. Jenis kumbang ini bisa langsung dibunuh dengan tangan kosong atau memakai pestisda organik yakni campuran bawang putih, cabe rawit, jahe, jeruk dan juga sambiloto. Hama lainnya adalah penggerek daun atau ulat Etiella Zinckenella. Penanggulangannya bisa dengan menggunakan pestisida organik sama seperti pada kumbang. Hama lain yang patut diwaspadai adalah lalat kacang, kutu daun, ulat jengkal semu, dan juga ulat penggulung semu. Untuk masing-masing hama bisa diatasi dengan pestisida organik. Hanya saja intensitasnya yang berbeda-beda. Untuk hama semacam ulat penggulung misalnya, dilakukan penyemprotan 7 hari penuh sampai tanaman terbebas. Setelah semua proses dilalui, langkah selanjutnya tentu adalah masa panen. Untuk sistem budidaya kacang merah yang mendetail, Anda bisa baca di situs Kementrian Pertanian yang memang menyediakan ruang unduh. Selamat bertani!
loading...
>


artikel berikutnya



0 comments:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails
 
Copyright © Tips Petani | Powered by Blogger | Template by Blog Go Blog